Minggu, 16 Desember 2012

DIFFERENSIAL CINTA


DIFFERENSIAL CINTA. Saat aku bersua dengan eksponen jiwamu, Sinus cosinus hatiku bergetar membelah rasa diagonal-diagonal ruang hatiku bersentuhan dengan diagonal-diagonal bidang hatiku jika aku akar-akar persamaan x1 dan x2 maka engkaulah persamaan dengan akar-akar 2x1 dan 2x2.
Aku ini zat terlahir dari tetesan air hina, kaulah integrasi belahan jiwaku, kaulah kodomain dari fungsi hatiku kemana harus kucari modulus vektor hatimu? Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku? Kulihat variabel di matamu kulihat grafik cosinus di mulutmu entah dengan modus apa kusingkap logika hatimu.

“DENGKI”

“DENGKI” adalah susah lihat orang senang, senang lihat orang susah, dia yang zholim tapi dia juga yang sengsara.

QS. Al-An’am : 70

“Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan sendagurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia”. (QS. Al-An’am : 70)

QS. 35 : 44

“Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa (QS. 35 : 44).

QS. 42:30


Dan musibah apapun yang menimpamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak kesalahan-kesalahanmu. (QS. 42:30)
Tobat adalah tebusannya.

QS. 9:28


Dan jika kamu khawatir jadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan dari karunia-Nya jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:28).
Jangan takut miskin, tapi takutlah tak jujur dan tak tahu bersyukur.